Artikel Pondok Jamil

Pondok Jamilurahman

JANGAN BERSEDIH TERHADAP APA YANG TERLUPUT DARIMU

Abu Bassam | Rabu, 03 Mei 2017 - 09:47:54 WIB | dibaca: 2398 pembaca

Terkadang muncul di benak kita, yang membuat sedih,

"Kenapa saya tidak bisa menjadi orang kaya yang berharta banyak",

"Kenapa saya tidak bisa seperti si A, yang berpangkat dan berkedudukan ",

"Kenapa saya tidak menjadi dokter yang mudah cari uang",

"Kenapa saya tidak mendapatkan istri yang cantik seperti istri si B, atau tidak mendapatkan suami ganteng dan berduit seperti suami si C",

"Kenapa suami saya buruk akhlaknya, kenapa saya tidak mendapatkan kebahagiaan rumah tangga",

"Kenapa istri saya buruk karakternya",...bla...bla...???

Sabar ya akhi... sabar ya ukhty...

Ingat hidup kita ini hanyalah kehidupan dunia, Kehidupan yang singkat...
Kehidupan yang menipu kesenangannya...
Kehidupan yang melalaikan...
Kehidupan yang akan fana...
Kehidupan yang tidak berharga di sisi Allah Ta'ala melebihi sayap lalat dan bangkai anak kambing...

Allah Ta’ala berfirman:

ٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَوْلَٰدِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ ٱلْكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَٰمًا ۖ وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنٌ ۚ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلْغُرُورِ ﴿٢٠

"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." (Q.S. Al-Hadid, 57:20)

Janganlah bersedih dengan terluputnya kesenangan dunia,

Di sana ada kampung akherat yang kekal selamanya...
Kehidupan setelah kehidupan dunia..
Tempat kehidupan manusia sebenarnya...
Tempat tinggal yang tidak ada kesudahannya...

Di sana ada syurga yang berisi kenikmatan yang tidak ada tara...

Kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata-mata manusia, didengar oleh telinga-telinga manusia, dan dibayangkan oleh hati dan akal manusia...tidak ada kesengsaraan dan kesedihan di syurga...

Di sana juga ada neraka, sebagai tempat yang paling mengerikan, tempat paling menyengsarakan, tempat penyiksaan bagi orang-orang yang kafir dan zalim...

Tidak ada kesenangan sedikitpun di neraka, melainkan rasa sakit dan kepedihan yang sangat dahsyat...

Jika anda luput dari kesenangan dunia...maka jangan putus asa dari mendapatkan kesenangan akherat...

Mari kita tingkatkan ketaqwaan kepada Allah Ta'ala,  dengan bersegera beriman dan beramal shalih dengan ikhlas dan sesuai tuntunan syareat...

Allah Ta’ala berfirman:

سَابِقُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ ٱللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ ۚ وَٱللَّهُ  ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ ﴿٢١

"Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar." (Q.S. Al-Hadid, 57:21).

Semoga bermanfaat, Wallaahu a’lam


oleh: Ustadz Agus Santoso, Lc., M.P.I
Telegram Channel:https://t.me/moslemlearning
 
 










Komentar Via Website :


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)